monkey

Cute Rocking Baby Monkey

Selasa, 09 Desember 2014

Makalah Citizen Journalism



CITIZEN JOURNALISM


TUGAS


Ditujukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah
Cyber Media


Disusun Oleh :

Chantrika Widyawati             122050032










Ilmu Komunikasi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
UNIVERSITAS PASUNDAN
BANDUNG
2014

KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan segala puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, maka dengan berkat rahmat dan karuniaNya Makalah Citizen Journalism dapat disusun.
Makalah ini bertujuan untuk memberikan manfaat pengetahuan kepada para pembaca, dan juga untuk memenuhi salah satu tugas yang diberikan oleh dosen kami.
Ucapan terima kasih disampaikan khususnya kepada dosen kami selaku pembingbing dalam pengerjaan mata kuliah Cyber Media yaitu bapak Drs Patria Hidayat serta kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan saran perbaikan dalam penulisan makalah ini.
Disadari sepenuhnya bahwa makalah ini masih perlu mendapat masukan untuk kesempurnaannya, sebagai manusia kami juga tidak luput dari kesalahan-kesalahan dengan segala ketulusan hati kami harapkan saran yang dapat membangun demi kesempurnaan makalah ini.



Bandung, 09 Desember 2014










BAB I
PENDAHULUAN

Saat ini pers berada dalam situasi di mana pengertian wartawan dan media mengalami pergeseran penting sebagai akibat dari perkembangan dua hal, yaitu perkembangan jurnalistik dan perkembangan media. Dunia jurnalistik kini mengalami perubahan. Dahulu, reportase adalah tugas khusus yang dibebankan kepada wartawan atau reporter media massa. Sekarang setiap warga bisa melaporkan peristiwa kepada media. Inilah yang kemudian disebut citizen journalism, participatory journalism, atau ada juga yang menyebutkan open source journalism. Citizen journalism atau jurnalisme warga merupakan kegiatan dimana peran wartawan atau kegiatan jurnalistik bisa dilakukan oleh masyarakat yang secara formal bukan wartawan.
Kegiatan yang dilakukannya sama dengan wartawan pada umumnya, yakni mengumpulkan informasi, menulis berita, mengedit dan menyiarkannya. Dalam menyiarkan informasinya, citizen journalism bisa dilakukan dengan mengirim tulisannya kepada media massa seperti koran atau media online, kemudian redaksi memutuskan arakah tulisan tersebut layak atau tidak untuk dipublikasikan melalui media massanya.Cara lain yang bisa dilakukan menggunakan blog, di sini citizen journalism bisa juga disebut sebagai blogger.Tapi tidak semua blogger merupakan citizen journalist.Peran dan fungsi citizen journalism sama seperti peran dan fungsi jurnalistik pada umumnya, yaitu sebagai sumber informasi, hiburan, kontrol sosial, hingga agen perubahan.
Dengan adanya citizen journalism jaringan-jaringan informasi dan sumber informasi akan lebih luas. Bahkan citizen journalism sering menjadi sumber informasi penting untuk media mainstream.Ketika wartawan tidak selalu tahu semua informasi maka dengan adanya citizen journalism, informasi tersebut dapat sampai kepada masyarakat melalui media massa. Citizen journalism juga sering dimanfaatkan perusahaan media massa sebagai salah satu sumber berita disamping wartawan yang bekerja pada perusahaan tersebut.



1.1 Perkembangan Teknologi dan Peluang Citizen Journalism
Citizen journalism berkembang seiring dengan berkembangnya teknologi komunikasi, media terutama internet. Karena setiap orang kini bisa menulis dan menyampaikan tulisannya kepada khalayak dengan mudah. Saat ini di Indonesia citizen journalism berkembang dengan cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya blog yang ada di Indonesia dan dibuat oleh masyarakat Indonesia. Keberadaan blog tersebut telah menandakan citizen journalism merupakan satu fenomena yang diminati dan akan terus berkembang dalam masyarakat. Keterbukaan dalam hal pengaksesan ataupun penyampaian informasi yang dimiliki oleh citizen journalism yang seiring dengan perkembangan jurnalisme online yang terus meningkat, menyebabkan keberadaan citizen journalism akan terus meningkat.
Berkembangnya jurnalisme online di Indonesia saat ini, dapat semakin menguatkan perkembangan citizen journalism. Dalam citizen journalism, masyarakat dapat membahas hal-hal yang tengah “hangat” dalam masyarakat dalam segala aspek. Kini, minat masyarakat pada jurnalisme online terus meningkat. Jurnalisme online telah menjadi prioritas bagi masyarakat dalam mengakses informasi. Hal ini menyebabkan perkembangan dari citizen journalism akan terus meningkat.Fungsi dari jurnalisme online tidak hanya sebagai alat uintuk mendapat informasi, tetapi juga dapat sebagai pertukaran informasi para penggunanya, dimana para penggunanya bersifat heterogen. Hal ini dapat menjadi kekuatan dari citizen journalism.Selain kekuatan yang dimiliki citizen journalism, dimana citizen journalism memungkinkan masyarakat dapat bertukar informasi mengenai suatu hal yang dapat membuat masyarakat semakin terbuka wawasannya, citizen journalism juga memiliki kendala yang sulit dihindari yang otomatis dapat menjadi tantangan bagi keberadaan citizen journalism ke depan.
Sifat citizen journalism yang memungkinkan semua pengakses internet dapat memasukkan informasi yang ia miliki melalui internet, dapat menyebabkan keadaan semacam ’penyalahgunaan wewenang’ oleh pengakses. Tidak adanya batasan yang jelas mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dimasukkan dalam internet telah membuat situs dan blog memuat informasi yang tidak seharusnya. Contoh: Blog yang menjelek-jelekkan pihak/lembaga tertentu. Selain tidak adanya batas yang jelas, hal lain yang dapat menjadi tantangan dalam citizen journalism adalah masyarakat atau orang-orang yang memasukkan informasi melalui internet tidak harus melalui pendidikan jurnalisme terlebih dahulu. Dalam citizen journalism, semua orang dapat menjadi wartawan. Oleh sebab itu, terkadang berita yang dimuat terkadang tidak sesuai dengan aturan penulisan berita atau etika jurnalisme yang ada.
1.2 Etika Citizen Journalism
Blogger senior dan praktisi komunikasi Wimar Witoelar pernah mengungkapkan, blog boleh dibilang bersifat komunal.Di dunia blog, transparansi dan akuntabilitas menjadi kata kunci. Seorang penulis blog tkdak lagi dianggap yang paling tahu. Pendapat-pendapatnya bisa dikritisi oleh siapa pun lantaran sifat blog yang transparan. Inilah paradigma baru dari blog. Melalui blog akan tercipta citizen journalism, di mana setiap orang bebas berpendapat.Karena itu, menjadi citizen journalist juga ada etikanya. Etika citizen journalism kurang lebih sama dengan etika menulis di media online. Di antaranya sebagai berikut:
1. Tidak menyebarkan berita bohong
2. Tidak mencemarkan nama baik
3. Tidak memicu konflik SARA
4.Tidak memuat konten pornografi
5.Dll










BAB II
PEMBAHASAN
A.JURNALISME
Definisi jurnalisme yang dikemukakan dalam kamus Oxford Advanced Learner’s
Dictionary of Current English (1987) terungkap bahwa, jurnalisme adalah:

a. The work of profession of producing b. Writing that may be all right for a newspaper.Jurnalisme pada dasarnya adalah serangkaian kaidah/prinsip etik dan serangkaianmetode untuk menggali kebenaran/informasi dan menyampaikannya kepada audiens.Intinya ada dua: kaidah etik dan metode. Kaidah etik berisi hal-hal yang boleh dan tak  boleh dilakukan seorang jurnalis. Ini biasanya dikenal dalam Kode Etik Jurnalistik ataudiringkas dalam “10 Elemen Jurnalisme.
.Metode jurnalistik berisi tata cara penggalian kebenaran/informasi dan menyajikannyakepada pembaca atau pemirsa. Analogi dalam profesi kedokteran: ada etika kedokterandan ada metode atau keterampilan mengobati atau menyembuhkan. Metode jurnalistik meliputi: wawancara, riset, observasi. Metode itu dipakai karena wartawan tidak selalu berada di tempat kejadian atau peristiwa. Dia bersandar pada narasumber (viawawancara).Untuk berita yang jauh atau tak terjangkau, wartawan bisa mengutip media/wartawanlain. Namun, harus disebutkan secara jelas media/wartawan itu. Jadi alasannya bukankarena wartawan yang bersangkutan malas, tapi karena tempat terjadinya peristiwa jauhatau tak terjangkau. Media yang dikutip juga sebaiknya memenuhi unsur kredibilitas ataukedekatan. Jika kita memberitakan banjir Thailand, misalnya, sebaiknya kita mengutipmedia Thailand, bukan China.

B.CITIZEN JOURNALISM

Jurnalisme warga atau yang biasa disebut citizen journalism adalah kegiatan partisipasiaktif yang dilakukan oleh masyarakat dalam kegiatan pengumpulan, pelaporan, analisis,serta penyampaian informasi dan berita. Jurnalisme warga merupakan suatu tren baru yangakan terus berkembang di masyarakat.Salah satu fenomena aktual yang berkaitan dengan citizen journalis (jurnalisme warganegara) dalam proses penyebaran informasi adalah maraknya aktivitas blog. Kehadiran blog, menjadikan internet benar-benar diperhitungkan di dunia media. Citizen journalismmembuka ruang wacana bagi warga lebih meluas. Blog menjadi bagian dari proses revolusi komunikasi. Kegiatan pemberitaan yang beralih ke tangan orang biasamemungkinkan berlangsungnya pertukaran pandangan yang lebih spontan dan lebih luasdari media konvensional. Intensitas dari partisipasi ini adalah untuk menyediakaninformasi yang independen, akurat, relevan yang mewujudkan demokrasi.Ketika seseorang memutuskan menjadi citizen journalist , ia harus memiliki keinginanuntuk berbagi ( to share) dengan segenap semangat dan gairah yang ada pada dirinyaCitizen journalism hadir bukan sebagai bentuk persaingan media, tapi justru merupakan perluasan media.Jurnalisme warga merupakan suatu kegiatan jurnalisme murni yang tidak dipengaruhioleh pihak-pihak manapun. Tak perlu seseorang harus lulus dari jurusan jurnalistik, ataukomunikasi massa, untuk bisa menulis. Kecepatan dan keterjangkauan terhadap fakta berita yang dilakukan kalangan masyarakat (bukan wartawan) tidak kalah dari wartawan profesional. Bahkan banyak stasiun televisi tanah air yang mencoba mencari berbagaivideo amatir suatu peristiwa.

C.SEJARAH PERKEMBANGAN DI INDONESIA

Kemunculan jurnalisme warga di Indonesia bermula pada masa Orde Baru, saatSoeharto berkuasa, di mana pada saat itu arus informasi dari media massa kepadamasyarakat dijaga ketat oleh pemerintah dan aparatnya. Masa Orde Baru yang dikenaldengan sistem pers tertutupnya, memaksa pers untuk lebih mengedepankan agendakebijakan, khususnya kebijakan eksekutif. Pers lebih banyak memberitakan kebijakan pemerintah. Dominannya penggunaan sumber berita eksekutif menjadikan pemberitaan pers menjadi top down Di Indonesia, jurnalisme ala warga telah hadir dalam keseharian melalui acara-acaratalkshow di radio khususnya sejak awal tahun 90-an. Karena dilarang pemerintahmenyiarkan program siaran berita, beberapa stasiun radio mengusung format siaraninformasi. Pada program siarannya, stasiun radio tersebut (diantaranya adalah Radio Mara106,7 FM di Bandung yang menjadi pionir siaran seperti ini) menyiarkan acara talkshowyang mengajak pendengar untuk aktif berpartisipasi melalui telepon untuk menyampaikaninformasi maupun pendapat tentang sebuah topik hangat. Pada masa orde baru acara siarantersebut efektif menjadi saluran khalayak menyampaikan keluhan terhadap kelemahanatau kezaliman penguasa.
 
Setelah UU Penyiaran No.32 Tahun 2002, kehadiran community based media di bidang penyiaran pun akhirnya terakomodasi. kehadiran radio dan televisi komunitasmenjadi legal. Legalitas ini membuat peluang jurnalisme ala warga menjadi semakinterbuka. Melalui radio atau televisi komunitas, warga bisa bertukar informasi atau pendapat, tentang hal-hal terdekat dengan keseharian mereka, yang biasanya luput diliputoleh media-media besar. Pada radio siaran, biaya peralatan, operasional siaran dan pesawat penerima yang relative murah. Bahkan beberapa stasiun televisi ada yang membuat program khusus untuk itu.Sejumlah mailing list  menjadi pelarian warga yang mampu mengakses internet akibatmedia massa konvensional saat itu tidak ada yang berani mengkritik rezim. Kehadiran blog  ini baru dianggap sebagai ancaman karena sifat interaktifnya, yang tidak mungkindilakukan media massa konvensional.

Kebutuhan masyarakat akan informasi yang cepat dan lugas membuat citizen journalism kian subur. Citizen journalism sendiri merupakan salah satu jalan yangdigunakan untuk mengembangkan sayap jurnalis, bergerilya lewat digital untuk misi jurnalisme, sebagai wahana publik dalam bahasa merupakan jurnalisme akar rumput.

D.TUJUAN

Citizen journalism tidak bertujuan menciptakan keseragaman opini publik namunlebih menitik  beratkan pada “inilah yang terjadi di lingkungan kita”. Pemberitaan citizen journalism lebih mendalam dengan proses penayangan berita di televisi, denganmenggunakan visual dari masyarakat. Citizen journalism dinilai sebagai bentuk  partisipasi aktif masyarakat untuk menyuarakan pendapat secara lebih leluasa, terstruktur,serta dapat diakses secara umum dan sekaligus menjadi rujukan alternatif.Agar warga masyarakat dapat menerima informasi secara cepat dari berbagai belahan dunia. Bagi orang-orang yang sibuk, dan tidak sempat berinteraksi dengan suatumedia massa ataupun media elektronik. Citizen Journalism juga bertujuan untuk melatihmasyarakat agar dapat berinteraksi dan menyebarkan informasi secara cepat dan benar dan singkat, padat, dan dapat dipercaya (realistis). Walaupun bukan jurnalis yang profesional, masyarakat dapat mengabarkan sesuatu yang mungkin tadinya tidak pentingmenjadi penting.
 
E.FUNGSI
1.Sebagai sumber informasi
2. Sebagai kontrol sosial
3. Sebagai sarana partisipasi masyarakat
4. Sebagai ruang publik
5. Sebagai media alternative

F.KLASIFIKASI BENTUK 
Steve Outing pernah mengklasifikasikan bentuk-bentuk citizen journalism sebagai berikut: 

1.Citizen journalism membuka ruang untuk komentar publik. Dikenal dengan surat pembaca.
2.Menambahkan pendapat masyarakat sebagai bagian dari artikel yang ditulis.
3.Kolaborasi antara jurnalis profesional dengan nonjurnalis yang memiliki kemampuandalam materi yang dibahas. Tujuannya untuk memeriksa keakuratan artikel.
4.Bloghouse warga. Misalnya adalah wordpress, blogger, atau multiply. Orang bisa berbagi cerita tentang dunia berdasarkan pengalaman dan sudut pandangnya.
5.Newsroom citizen transparency blogs. Bentuk ini merupakan blog yang disediakansebuah organisasi media sebagai upayatersebut.
6.Stand-alone citizen journalism site, yang melalui proses editing. Sumbangan laporandari warga, biasanya tentang hal-halyang sifatnya sangat lokal, yang dialami langsungoleh warga.
7.Stand-alone citizen journalism, yang tidak melalui proses editing.
8.Gabungan stand-alone citizen journalism website dan edisi cetak.
9.Hybrid: pro + citizen journalism. Suatu kerja organisasi media yang menggabungkan pekerjaan jurnalis profesional dengan jurnalis warga. Website membeli tulisan dari jurnalis profesional dan menerima tulisan jurnalis warga.
10.Model Wiki. Dalam Wiki, pembaca adalah juga seorang editor. Setiap orang bisamenulis artikel dan setiap orang juga bisa memberi tambahan atau komentar terhadapkomentar yang terbit

H. Kelemahan Citizen Journalism

Suatu fenomena memang tak terlepas dengan implikasi-implikasi yang mengikutinya. Diantara beragam implikasi yang mungkin terjadi, salah satunya tentu adalah implikasi negative yang berujung pada sebuah kategori akhir bahwa hal tersebut adalah kelemahan dari suatu hal yang kitateliti.
Citizen journalism Menceritakan sebuah kisah tentang kebebasan berpendapat yang kemudian dalam pelaksanaannya cukup membuat insan pers khawatir. Bagaimana tidak, hal tersebut bisa dikatakan adalah sebuah ladang yang tadinya ekslusif bagi para wartawan, sekarang bisa dimasuki oleh siapapun juga. Dalam sebuah situs dikatakan, hal ini bisa jadi adalah sebuah ancaman tentang terbentuknya kekuatan baru di samping kekuatan pers yang legal di mata pemerintah. Ancaman ataupun tidak sebenarnya hal tersebut tergantung dari bagaimana cara kita menyikapinya. Suatu fenomena akan menjadi suatu masalah bila kita melihatnya dari sudut pandang negatifnya, tapi bisa saja berubah menjadi suatu hal yang baik bila kita memang bisa mencari nilai-nilai baik dari fenomena itu. Meskipun terkadang pencapaian ke arah itu memerlukan perjuangan yang tidak mudah. Berbicara tentang kelemahan dari citizen journalism, yang saya pikirkan saat ini adalah adanya kebebasan berpendapat yang cenderung tidak bertanggungjawab.
I.     Kelebihan Citizen Journalism
Dibandingkan dengan implikasi-implikasi negatif yang ada, saya dapat mengakui bahwa pada hakikatnya fenomena citizen journalism ini cukup banyak juga manfaatnya. Citizen journalism memacu orang untuk dapat berkarya lebih giat lagi dalam hal tulis menulis. Semakin banyak penulis-penulis muda yang terlahir dengan bantuan fenomena citizen journalism. Saya merupakan salah satu penggemar blog. Sebagai sgorang penggemar, saya merasakan betul dampak kegemaran saya mengelola blog dengan penempatan minat saya dalam wadah yang sesuai. Sebagai orang yang gemar baca dan tulis, bagi saya keadaan citizen journalism sangat membantu pembelajaran yang ada.
Meskipun pada akhirnya bidang yang saya tekuni di kampus, jurnalistik, direbut lahannya oleh publik, tetapi saya percaya bahwa kehadiran citizen journalism ini sangat bermanfaat bagi sebuah dinamisasi perkembangan yang dialami oleh setiap insan pers selama ini. Selain itu, sebenarnya ketika seseorang menyukai aktivitas tulis menulis, maka ia akan terbiasa dengan sebuah sistematika yang ada dalam kaidah tulis menulis. Artinya apa, dengan adanya citizen journalism, sadar ataupun tidak sebenarnya masyarakat kita sedang belajar bagaimana mengorganisasikan pesan sehingga ia menjadi pesan yang enak dibaca dan bermanfaat bagi orang lain.
Keberadaan citizen journalism juga sudah barang tentu meningkatkan wawasan masyarakat luas tentang perkembangan isu yang terjadi di dunia. Uniknya lagi, masyarakat sebagai subjek dan objek dari citizen journalism ini akan lebih kritis dalam menghadapi persoalan. Satu hal yang terakhir yang diajrkan dari citizen journalism adalah ia mengajari kita arti sebuah perbedaan. Selalu ada perbedaan pendapat, sikap, perilaku. Semua hal itu adalah hal yang wajar, tergantung dari bagaimana masyarakat yang bersangkutan menghadapi perbedaan tersebut.










BAB III
KESIMPULAN
Peluang Citizen Jurnalism untuk kedepanya pasti akan terbuka bahkan bukan suatu hal yang tidak mungkin suatu saat Citizen Jurnalism dapat mengalahkan berita dari jurnalis itu sendiri dengan berkembangannya teknologi informasi media dan etika serta tatacara"penulisan berita di masyarakat dan perkembangan intelektual dan keinginan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Tantangan bagi Citizen Jurnalism adalah bagaimana lebih professional dalam memeberikan informasi kepada instansi dan meberikan objektivitas yang tinggi terhadapa informasi yang diberikan jadi benar memberikan suatu informasi tanpa ada suatu kesubjektifitasan berita. Kekuatan dari Citizen Jurnalism adalah kecepatan menerima informasi dari segi pandangan masyarakat yang biasanya cenderung objektif meskipun ada kemungkinan berita bohong, namun kecepatan dai public menyampaikan berita merupakan hal ayng paling cepat dan mudah bagi knstasi berita menerima dan mengolah informasi.





SUMBER









1 komentar: